sumber daya darurat
Sistem suplai daya darurat (SSD) berfungsi sebagai sistem cadangan yang kritis untuk memastikan pasokan listrik terus-menerus selama terjadi kegagalan daya utama. Sistem canggih ini secara otomatis aktif ketika mendeteksi gangguan daya, memberikan perpindahan tanpa hambatan ke sumber daya cadangan bagi peralatan dan fasilitas penting. SSD modern menggunakan teknologi baterai mutakhir, sistem pemantau cerdas, serta kemampuan konversi daya yang tangguh. SSD memiliki waktu respons yang cepat, biasanya aktif dalam hitungan milidetik setelah mendeteksi hilangnya daya, dan mampu mempertahankan keluaran daya stabil dalam jangka waktu lama. Sistem ini menggunakan berbagai teknologi termasuk baterai ion litium, sel bahan bakar, atau generator tradisional, tergantung pada kebutuhan spesifik. Aplikasi SSD mencakup berbagai sektor, mulai dari fasilitas kesehatan di mana pasokan daya tak terputus sangat penting bagi sistem penunjang kehidupan, pusat data yang memerlukan daya konstan untuk operasi server, hingga fasilitas industri yang harus menjaga proses kritis tetap berjalan. SSD juga dilengkapi dengan kemampuan diagnostik canggih yang terus memantau kondisi sistem, baterai, dan kualitas daya, sehingga memastikan kinerja optimal saat dibutuhkan. Sering kali SSD dirancang dengan desain modular untuk memudahkan pemeliharaan dan skalabilitas, memungkinkan sistem berkembang sesuai peningkatan kebutuhan daya.